Saya masih ingat rasa mengerikan dari obat kental, berkapur, dan berwarna putih yang akan diresepkan oleh dokter saya secara rutin ketika saya menderita radang tenggorokan. Saat itu, saya masih kecil. Hanya dengan melihat botol obatnya saja, cukup membuat saya ingin lari dan bersembunyi. Untungnya demi orang tua saya (dan demi kesehatan saya), saya bersedia meminum antibiotik setelah beberapa menit saya menolak mengonsumsi obat tersebut. Saya terbiasa dengan stres yang dialami orang tua (dan anak-anak) ketika tiba waktunya untuk memberikan obat, terutama dengan anak yang tidak mau meminum obat. Selama bertahun-tahun saya telah mempelajari beberapa trik yang akan membantu anak-anak mengonsumsi obat dengan aman dan efektif. Anda juga bisa kunjungi apotek online untuk mendapat obat terbaik. Sebenarnya apotek online adalah salah satu solusi terbaik dalam membeli obat untuk keluarga Anda.

Inilah beberapa tips untuk membantu anak Anda minum obat:

1. Beri pilihan. Ketika anak-anak merasa sakit, mereka kehilangan kendali, jadi Anda bisa memberi mereka pilihan. Kita tahu minum obat bukan pilihan, tapi Anda bisa memberi anak Anda pilihan-pilihan ini:

Bagaimana mereka meminum obatnya (dari pipet atau sendok takar)
Kapan mereka meminum obatnya (sebelum atau sesudah mereka bermain)
Di mana mereka meminum obat (di meja dapur atau duduk di sofa sambil menonton TV)
Kadang anak ingin minum obat sendiri atau dibantu pada saat-saat tertentu. Apapun keputusan Anda dan si kecil, pastikan Anda mengawasinya saat dia minum obat.

2. Jangan sampai tersedak. Perhatikan seberapa banyak anak Anda dapat menelan sekaligus untuk menghindari tersedak. Terkadang, dosis harus dibagi menjadi beberapa bagian yang lebih kecil.

Untuk bayi dan anak kecil, selalu semprotkan obat ke pipi bawah di belakang tenggorokan untuk mencegah tersedak. Biarkan bayi Anda menelan sebelum memberikan dosis yang lebih banyak.

3. Jelaskan mengapa obat bermanfaat. Jika si kecil sudah bisa memahami penjelasan Anda, jelaskanlah manfaat obat tersebut kepadanya. Saya baru-baru ini mengasuh keponakan saya yang berusia 4 tahun, di mana dia sedang menjalani pengobatan antibiotik untuk infeksi telinga. Ketika saya mengeluarkan botol obat merah muda, dia berkata, “Tidak, itu menjijikkan.” Saya bertanya apakah dia tahu mengapa dia perlu minum obat dan dia mengangkat bahu. Kami berbicara tentang obat yang membantu telinganya untuk merasa lebih baik sehingga dia bisa kembali ke prasekolah dan bermain dengan teman-temannya.

4. Bersikaplah positif. Tangani situasi sulit dengan sikap positif. Pujilah si kecil saat ia minum obat tanpa masalah. Jadikan suasana minum obat menyenangkan, bukan seperti saat menjalani hukuman. Jangan pernah mengancam akan memberi anak “suntikan” jika mereka tidak minum obat.

5. Hargai anak Anda. Anak usia sekolah dapat dimotivasi oleh insentif. Buatkan anak Anda bagai bintang sehingga setiap kali mereka minum obat, mereka mendapatkan stiker bintang. Anda dapat memutuskan berapa banyak stiker yang mereka butuhkan untuk mendapatkan hadiah pilihan mereka. Anda juga bisa membuat “peti harta karun” dengan mainan dan stiker kecil yang lucu sehingga mereka dapat memilih satu barang setelah minum obat setiap hari.

6. Jadikan minum obat sebagai hal menyenangkan dan kreatif. Jadilah kreatif! Anda perlu mengukur dosis yang tepat dalam pipet atau gelas obat dari plastik bening, tetapi tidak berarti bahwa anak-anak perlu meminumnya dari alat tersebut. Mungkin mereka lebih suka mengambilnya dari cangkir teh, sendok pahlawan aksi keren atau cangkir kecil favorit mereka. Anda mungkin juga ingin bermain peran dan meminta anak Anda berpura-pura memberikan obat ke boneka kesayangan.

7. Campurkan obat anak Anda dengan makanan biasa (jika memungkinkan). Menyamarkan rasa obat akan membantu dengan mencampurkannya dengan sirup cokelat, sirup pancake, puding, saus apel, atau yogurt. Alih-alih mencampur, Anda juga bisa meletakkan sedikit obat di atas sendok dan kemudian menutupinya dengan yogurt, saus cokelat, atau sedikit es krim, jadi hal pertama yang anak Anda rasakan adalah apa yang ada di atasnya, yaitu camilan yang enak!